Dakwah

Surga dengan Berbagai Kenikmatan Didalamnya

jannah.png

Allah menciptakan surga sebagai balasan bagi setiap manusia yang beriman dan bertakwa kepada diri-Nya. Allah menghiasinya dengan berbagai keindahan yang tak sebanding dengan keindahan manapun yang pernah kita lihat di dunia yang sekarang.

Rasulullah SAW bersabda:

“Ketika Allah menciptakan surga dan neraka, Dia mengutus Jibril ke surga. Allah berfirman kepadanya, ‘Lihatlah surga dan lihatlah apa yang telah dipersiapkan bagi para penghuninya!'” Beliau melanjutkan, “Jibril pun mendatangi surga dan melihatnya, dan melihat apa yang telah Allah persiapkan bagi para penghuninya.” Beliau melanjutkan, “Jibril lalu kembali kepada-Nya, ia berkata, ‘Demi keagungan-Mu, tidaklah seseorang mendengar tentang surga melainkan ia sangat ingin memasukinya.” (Hasan shahih : Takhrij At-Tankil (2/177)

“Seandainya sesuatu yang lebih kecil dari kuku yang ada di surga nampak, niscaya sesuatu itu akan dapat menghiasi segala sudut langit dan bumi. Dan, seandainya seorang laki-laki yang merupakan ahli surga muncul hingga tampak gelang-gelang kakinya, niscaya (cahaya) gelang itu akan dapat menutupi cahaya matahari, sebagaimana cahaya matahari mampu menutupi cahaya bintang.” (Shahih : Al- Misykat (5637-tahqiq kedua)).

Surga dengan berbagai kenikmatan yang ada di dalamnya sepantasnya menjadikan diri ini untuk berlomba-lomba agar dapat menjadi salah satu penghuninya. Salah satu kenikmatan surga adalah berbagai macam pepohonan. Namun pepohonan di dalam surga tidak seperti pepohonan yang kita bayangkan di dalam dunia.

“Tidak satu pun pepohonan yang ada di surga melainkan batangnya dari emas.” (Shahih : At-Ta’liq Ar-Raghib (4/257)

“Di surga ada pohon yang apabila seseorang naik kendaraan -dan berjalan- di bawah naungan (bayang-bayang) itu selama seratus tahun, niscaya -waktu sepanjang itu- tidak cukup untuk melewati seluruh bayangan itu.” Beliau melanjutkan, “Itu adalah bayangan yang dibentangkan (yang panjang).” (Shahih : Muttafaq alaih)

Bahkan bangunan-bangunan di dalam surga lebih indah dibandingkan dengan istana manapun yang ada di belahan penjuru dunia. Dan Allah pun menjelaskan di dalam Al-Quran bahwa surga penuh dengan berbagai kenikmatan di dalamnya.

Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar. (QS. Al-Insan : 20)

Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya. (QS. Al-Qalam : 34)

Lantas, terbuat dari bahan apa sajakah surga yang Allah ciptakan?

Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Muhammad bin Fudhail menceritakan kepada kami dari hamzah Az-Zayyat, dari Ziyad Ath-Tha’i, dari Abu Hurairah, ia berkata,

….”Kami bertanya kembali, ‘Apa bahan bangunan surga?’ Beliau menjawab, ‘Surga dibangun dari batu bata yang terbuat dari perak dan emas, sedangkan pelapurnya adalah minyak misik yang sangat harum; kerikilnya adalah mutiara dan yaqut, dan tanahnya adalah za’faran. Siapa saja yang masuk ke dalamnya, maka ia akan merasa nikmat bahagia) dan tidak merasa sengsara, akan kekal dan tidak akan mati, pakaiannya tidak rusak, dan keremajaannya tidak luntur (punah).'” (HT. Tirmidzi)

Sedangkan kamar-kamar indah di dalam surga, Insya Allah dapat kita peroleh dengan ibadah shalat malam dengan tulus dan ikhlas mengharapkan keridhoan Allah SWT.

“Sesungguhnya di surga ada rungan-ruangan yang luarnya tampak dari dalam dan dalamnya tampak dari luarnya.” Lalu, ada seorang Arab badui berdiri, ia bertanya, “Bagi siapa kamar-kamar itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ruangan-ruangan itu diperuntukkan bagi orang yang baik ucapannya, memberi makan (kepada orang lain), selalu berpuasa, dan melakukan shalat malam karena Allah di saat orang lain sedang tidur nyenyak.” (Hasan : At-Ta’liq Ar-Raghib (2/46) dan Al-Misykah (1233)).

“Sesungguhnya di surga terdapat kemah yang terbuat dari mutiara yang berlubang. Panjang kemah itu enam puluh mil. Pada setiap sudut kemah itu ditempati oleh satu keluarga. Namun, mereka tidak dapat melihat (keluarga) yang lain. Dan, orang-orang mukmin mengelilingi mereka.” (Shahih : Al Bukhari (3243) dan Muslim (8/184))

Sedangkan salah satu kenikmatan surga terbesar dibandingkan itu semua adalah bertemu langsung dengan Allah SWT.

Muhammad bin Basyar menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Tsabit Al Bunani, dari Abdurrahman bin Abu Laila, dari Shuhaib, dari Nabi SAW dalam menafsirkan firman Allah, “Bagi orang-orang yang melakukan kebaikan memperoleh pahala terbaik (surga) dan tambahan.” (QS. Yunus (10): 26) Beliau bersabda, “Jika ahli surga masuk ke dalam surga, maka ada yang menyeru, ‘Sungguh bagi kalian ada janji (tambahan)’.” Mereka bertanya, “Bukankah wajah-wajah kami telah diputihkan (disucikan), kami telah diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga?” Mereka yang lain berkata, “Benar.” Beliau bersabda, “Lalu, hijab pun dibuka.” Beliau melanjutkan, “Demi Allah, Tidak ada sesuatu yang Allah berikan, yang lebih mereka senangi daripada -kesempatan untuk dapat- melihat kepada dzat-Nya.” (Shahih: Ibnu Majah (187); Muslim)

Rasulullah SAW bersabda, “Apakah kalian berdesak-desakan dalam melihat bulan di malam bulan purnama? Apakah kalian berdesak-desakan dalam melihat matahari?” Mereka menjawab “Tidak”. Beliau bersabda, “Sungguh kalian akan dapat melihat Rabb kalian seperti kalian melihat bulan purnama. Namun, kalian tidak akan berdesak-desakan untuk dapat melihat-Nya.” (Shahih : Ibnu Majah (178))

Iklan

One thought on “Surga dengan Berbagai Kenikmatan Didalamnya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s